Foto : Kajati Kalteng dan jajarannya saat mengikuti virtual Video Conference Koordinasi Dan Sosialisasi Pengaman Pembangunan Strategis yang diselenggarakan oleh Kementrian PUPR  (kejati-kalimantantengah.kejaksaan.go.id)

ANS, Portal Pro Adjudicatio, Minggu 22 November 2020

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Dr. Mukri, S.H., M.H., beserta Pejabat Eselon III dan IV Kejati Kalteng bersama Kepala Balai Besar/Balai Provinsi Kalimantan Tengah, mengikuti secara virtual Video Conference Koordinasi Dan Sosialisasi Pengaman Pembangunan Strategis yang diselenggarakan oleh Kementrian PUPR dan Kejaksaan Agung RI bertempat di Audotorium PUPR pada Kamis (19/11/20).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri PUPR Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, M.Sc dilanjutkan dengan pengarahan dari Jaksa Agung RI.

Penyelenggaraan acara dalam rangka pengamanan pembangunan strategis infrastruktur Kementerian PUPR oleh Kejaksaan Agung RI. Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Kementerian PUPR dengan Kejaksaan Agung RIn Nomor : 05/PKS/M2018 dan Nomor : KEP-043/A/JA/03/2018 tentang Koordinasi Dalam Pelaksanaan Tupoksi dan dikuti secara virtual oleh Kajati dan Kajari dan Kepala Balai Besar/ Balai se-Indonesia.

“Pengamanan pembangunan strategis oleh Kejaksaan berupaya hadir dalam rangka sinergi dan membantu mencari solusi atas hambatan yang terjadi, dan diharapkan hal ini dapat dilaksanakan secara maksimal oleh Kejaksaan dan Kementerian PUPR. Dan juga Kajati dan Kajari agar bersikap professional dalam penanganan perkara, jangan mencari-cari kesalahan, segera sampaikan apabila menemukan kesalahan, lakukan pendampingan. Apabila telah disampaikan masukan untuk perbaikan namun tetap melakukan pelanggaran, jangan ragu untuk menindak tegas!” tutur Jaksa Agung RI Dr. St. Burhanuddin, dalam arahannya di acara tersebut.

Dirinya kembali menegaskan bahwa, salah satu prioritas utama pembangunan Presiden Joko Widodo pada periode pemerintahan kedua adalah meneruskan pembangunan infrastruktur terutama yang menghubungkan kawasan produksi dengan distribusi, mempermudah akses wisata, mendongkrak lapangan kerja dan akselerasi nilai tambah ekonomi.

Leave a Reply